Aplikasi Double Luka Transformator

Double wound transformer adalah produk transformator umum dengan fungsi utama termasuk perubahan tegangan, transformasi impedansi, isolasi dan stabilisasi tegangan. Proses pembuatannya berbeda sesuai dengan berbagai kesempatan yang diterapkan (atau tujuan yang berbeda). Tiga transformator luka memiliki tiga luka setiap fase. Ketika satu luka terhubung ke daya AC, dua luka lainnya dapat menyebabkan potensi listrik yang berbeda. Trafo digunakan untuk beban yang membutuhkan dua tingkat tegangan yang berbeda. Biasanya di pembangkit listrik dan gardu induk, ada tiga tingkat tegangan yang berbeda, jadi tiga transformator luka digunakan secara luas dalam sistem tenaga.

Luka tegangan tinggi, menengah dan rendah dari setiap fase diatur dalam kolom inti yang sama. Untuk membuat insulasi yang masuk akal, biasanya luka tegangan tinggi diletakkan di lapisan luar, dengan tegangan menengah dan tegangan rendah ditempatkan di lapisan dalam. Berdasarkan konduktivitas magnetik yang tinggi dari material besi, sebagian besar fluks terbatas dalam inti. Oleh karena itu, dua set kumparan bisa mendapatkan kopling magnetik tingkat tinggi. Karena fungsi meningkatkan tegangan dan buck, trafo telah menjadi salah satu pelengkap terpenting sistem tenaga listrik modern. Meningkatnya tegangan transmisi listrik membuat transmisi jarak jauh lebih ekonomis. Sedangkan untuk trafo step-down, itu menjadikan penggunaan listrik lebih terdiversifikasi. Dapat dikatakan bahwa jika tidak ada trafo, industri modern tidak dapat mencapai tingkat yang demikian besar pada saat ini.